Skip to content
Solva Construction logoMulai Proyek Anda

Estimasi Biaya Renovasi Rumah Jadi 2 Lantai: Persiapan & Contoh RAB

Estimasi Biaya Renovasi Rumah Jadi 2 Lantai: Persiapan & Contoh RAB
Estimasi Biaya Renovasi Rumah Jadi 2 Lantai: Persiapan & Contoh RAB

tukang merenovasi rumah

Merenovasi rumah dari 1 lantai menjadi 2 lantai adalah langkah besar yang membutuhkan perencanaan matang, terutama terkait biaya renovasi rumah. Tanpa persiapan yang tepat, proyek bisa molor atau membengkak. 

Mari kita bahas bersama, tahapan penting dalam renovasi, mulai dari persiapan awal, pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB), hingga contoh RAB yang bisa Anda jadikan acuan sebelum memulai pembangunan.

Baca Juga : Cara Renovasi Rumah Tanpa Ribet

Persiapan Renovasi Rumah 1 Lantai Menjadi 2 Lantai

StockCake-Budgeting-Together-Today_1759808761-1024x574.jpg

2 orang sedang menghitung budget renovasi

Sebelum memulai renovasi rumah 1 lantai menjadi 2 lantai, ada beberapa persiapan penting yang tidak boleh diabaikan. 

Tahapan ini mencakup penentuan konsep desain sesuai kebutuhan keluarga, pengecekan legalitas bangunan agar sesuai regulasi, hingga penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk menghindari pembengkakan biaya renovasi rumah. 

Dengan persiapan yang matang, proses renovasi dapat berjalan lancar, terukur, dan menghasilkan hunian yang lebih nyaman sekaligus bernilai investasi tinggi.

1. Tentukan Konsep dan Kebutuhan Renovasi

Langkah pertama sebelum mencari cara menghitung biaya renovasi rumah adalah menentukan konsep dan kebutuhan renovasi secara jelas. Apakah penambahan lantai ditujukan untuk kamar tidur tambahan, ruang kerja, atau area keluarga? 

Menentukan kebutuhan sejak awal akan memudahkan arsitek maupun kontraktor dalam merancang desain yang sesuai dengan gaya hidup Anda. Selain itu, konsep desain yang matang membantu menekan risiko perubahan di tengah pengerjaan, yang biasanya berakibat pada pembengkakan biaya. 

Dengan begitu, proses renovasi tidak hanya efisien secara waktu, tetapi juga tepat sasaran sesuai tujuan awal pembangunan.

2. Pastikan Legalitas Bangunan

Selain menentukan konsep desain, memastikan legalitas bangunan adalah langkah penting sebelum memulai renovasi rumah menjadi 2 lantai. 

Hal ini mencakup pengecekan aturan tinggi maksimum bangunan, garis sempadan bangunan (GSB), serta perhitungan koefisien dasar bangunan (KDB) dan koefisien lantai bangunan (KLB). 

Tak kalah penting, pastikan Anda memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sesuai regulasi terbaru. 

PBG merupakan perizinan yang diberikan kepada pemilik bangunan untuk membangun baru, atau mengubah, memperluas, mengurangi, dan merawat bangunan gedung sesuai ketentuan pemerintah.[1]

Dengan legalitas yang jelas, proses renovasi akan berjalan lebih aman, lancar, dan terhindar dari risiko sanksi hukum di kemudian hari.

3. Susun Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan acuan utama agar biaya renovasi rumah tetap terkendali dan tidak membengkak. 

Dalam penyusunannya, ada tiga komponen utama yang wajib diperhatikan, yaitu:

  • Biaya material seperti semen, pasir, keramik, cat, dan bahan bangunan lainnya. 
  • Biaya tukang yang dapat menggunakan sistem harian atau borongan, biasanya dihitung per meter persegi serta tingkat kerumitan pekerjaan. 
  • Biaya tak terduga sekitar 10–15% dari total anggaran untuk mengantisipasi kenaikan harga material maupun perubahan desain mendadak. 

Dengan RAB yang jelas, renovasi bisa lebih terukur dan efisien.

Contoh Rincian Biaya Renovasi Rumah

2148301747.jpg

orang sedang menghitung RAB

Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai estimasi biaya renovasi rumah, mari kita lihat contoh perhitungan pada proyek renovasi rumah tipe 36 yang dikembangkan menjadi tipe 95. 

Pada lantai 1, renovasi dilakukan dengan mempertahankan ruang utama berupa 2 kamar tidur, ruang keluarga, dan kamar mandi, lalu ditambahkan dapur, ruang makan, tangga, serta perluasan ruang tamu. 

Sementara itu, lantai 2 yang baru dibangun berfungsi sebagai area pribadi dengan tambahan 2 kamar tidur serta ruang santai keluarga yang nyaman untuk berkumpul.

Contoh RAB Renovasi Lantai 1

Pada renovasi rumah tipe 36 menjadi tipe 95, lantai 1 meliputi sejumlah pekerjaan penting mulai dari persiapan, bongkaran, penambahan struktur, hingga finishing. 

Berikut rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) renovasi rumah untuk lantai 1, lengkap dengan penambahan biaya tak terduga sebesar 10%:

Komponen

Estimasi Biaya

Persiapan dan pembersihan bangunan rumah lama

Rp4.530.000

Pekerjaan bongkaran (genteng, plafon, kusen, dan lain-lain)

Rp7.625.000

Pekerjaan tanah (urugan, cakar ayam, dan peninggian 30 cm)

Rp5.450.400

Pemasangan bata ringan (hebel dan plesteran)

Rp18.747.200

Beton (foot plat, kolom, dan dak bondek)

Rp75.974.500

Penutup lantai (granit 60×60)

Rp17.925.000

Plafon gypsum

Rp9.436.500

Pintu dan jendela tambahan

Rp13.800.000

Pengecatan

Rp10.000.000

Listrik

Rp8.190.000

Tangga

Rp16.928.000

Subtotal

Rp188.606.600

Biaya tak terduga (10%)

Rp18.860.660

Total Biaya Renovasi Lantai 1

Rp207.467.260

Contoh RAB Renovasi Lantai 2

Pembangunan lantai 2 pada renovasi rumah memerlukan perencanaan biaya yang detail karena mencakup pekerjaan struktur, finishing, hingga instalasi utilitas. 

Pada contoh ini, lantai 2 difungsikan sebagai area tambahan dengan dua kamar tidur, ruang santai keluarga, serta fasilitas pendukung lainnya.

Berikut rincian estimasi biaya renovasi lantai 2, termasuk cadangan biaya tak terduga sebesar 10%:

Komponen

Estimasi Biaya

Pasangan bata ringan (dinding dan plesteran)

Rp49.969.000

Beton tambahan

Rp16.500.000

Penutup lantai (granit)

Rp14.797.700

Plafon gypsum

Rp9.700.000

Pintu, jendela aluminium, dan railing kaca balkon

Rp18.500.000

Pengecatan

Rp11.200.000

Sanitasi (closet duduk, jet shower, pipa air bersih dan kotor)

Rp11.300.800

Instalasi listrik (13 titik)

Rp7.224.300

Atap (rangka baru, genteng lama, lisplang GRC Glassfiber Reinforced Concrete)

Rp17.800.000

Subtotal

Rp156.991.800

Biaya tak terduga (10%)

Rp15.699.180

Total Biaya Renovasi Lantai 2

Rp172.690.980

Renovasi rumah tipe 36 menjadi 2 lantai ini menghabiskan total biaya sekitar Rp380.158.240 (lantai 1: Rp207.467.260 + lantai 2: Rp172.690.980). Angka tersebut hanya berupa kisaran, sehingga bisa berbeda-beda tergantung lokasi, harga material terbaru, serta desain akhir sesuai kesepakatan. 

Dalam proyek ini, material utama yang kita gunakan meliputi bata ringan (hebel) untuk dinding, granit 60×60 untuk penutup lantai, plafon gypsum, serta dak bondek untuk struktur beton. 

Sedikit tips untuk Anda yang ingin menghemat biaya, sebagian genteng lama juga masih dapat Anda manfaatkan kembali, sehingga membantu menekan pengeluaran.

Tips Menghemat Biaya Renovasi Rumah

17545.jpg

 seorang kontraktor mengamati blueprint bangunan

Mengubah rumah 1 lantai menjadi 2 lantai memang membutuhkan anggaran besar. Namun, ada beberapa cara cerdas untuk menghemat biaya renovasi rumah tanpa mengorbankan kualitas:

  • Buat Perencanaan Matang Sejak Awal: Tentukan desain, kebutuhan ruang, serta estimasi anggaran agar tidak ada perubahan mendadak yang membengkakkan anggaran.
  • Pilih Material yang Tepat: Gunakan material berkualitas sesuai kebutuhan. Tidak harus selalu yang paling mahal, yang penting tahan lama dan fungsional.
  • Manfaatkan Material Lama: Beberapa komponen seperti genteng, kusen, atau pintu lama masih bisa Anda pakai kembali untuk menekan biaya.
  • Susun RAB dengan Detail: Catat seluruh kebutuhan pekerjaan dan material agar anggaran lebih terkontrol.
  • Gunakan Jasa Kontraktor Profesional: Banyak yang mengira pakai jasa kontraktor profesional itu mahal, padahal sebaliknya. Dengan kontraktor, renovasi lebih efisien karena pekerjaan ditangani tenaga ahli, waktu lebih terjadwal, kualitas terjamin, serta risiko pemborosan biaya bisa diminimalkan.

Renovasi Rumahmu Bersama Solva Construction

Renovasi rumah memang membutuhkan perencanaan matang, terutama dalam mengelola biaya renovasi rumah agar tetap efisien. Bersama Solva Construction, semua itu bisa terwujud dengan lebih mudah. Kami berkomitmen mengutamakan inovasi, presisi, dan kualitas demi kepuasan klien. 

Dengan tim profesional yang terdiri dari insinyur, arsitek, dan builder berpengalaman, kami menghadirkan proses yang transparan, terencana, serta hasil yang tahan lama. 

Percayakan renovasi Anda pada Solva Construction, dan wujudkan hunian modern yang bernilai investasi tinggi.