Saat berbicara tentang pembangunan rumah maupun pembelian hunian, istilah tipe rumah kerap kita dengar sebagai penentu ukuran serta rancangan dasar. Memahami mengenai tipe hunian ini bakal membantu Anda menemukan opsi paling ideal, baik dari segi kenyamanan bahkan sampai nilai investasi.
Nah, mari kita telusuri definisi tipe rumah, beragam opsi yang umum, serta panduan pilih tipe rumah demi merealisasikan hunian yang membuat kerasan sekaligus fungsional.
Definisi Tipe Rumah
Tipe rumah merupakan sebutan yang kita pakai dalam menggambarkan luas bangunan rumah menggunakan satuan meter persegi. Contohnya, hunian tipe 36 maksudnya rumah dimaksud luas bangunannya adalah 36 m². Perhitungannya: 6 × 6 = 36 m², jadi pendeknya, rumah tipe 36 berarti rumah yang luasnya 36 m².
Tak hanya tipe 36, developer biasanya juga menyediakan hunian bertipe 45, 54, 70, sampai 120. Lalu darimana asal-usulnya penyebutan angka ini? Ternyata istilah angka tersebut dipopulerkan oleh para developer/pengembang perumahan.
Tujuannya agar memudahkan calon user memahami serta membedakan ukuran rumah. Tak sekadar praktis, penamaan tipe rumah juga mempercepat calon pembeli menentukan pilihan hunian berdasarkan selera serta ketersediaan dana.
Contohnya, ukuran rumah tipe 45 akan langsung memberi gambaran pada customer bahwa tipe dimaksud menghadirkan ruangan lebih luas dibanding tipe 36. Jadi ideal bagi keluarga kecil namun perlu kenyamanan serta privasi ekstra.
Memahami Tipe-Tipe Rumah
Tiap orang mempunyai keperluan berbeda-beda saat memilih hunian. Jadi mempelajari aneka tipe hunian sebelum pembelian atau pembangunan bisa dibilang wajib, agar tidak keliru memilih. Di bawah adalah list tipe rumah, sebagai dasar pengambilan keputusan Anda.
1. Tipe Rumah 21
Tipe yang kita bahas pertama ini merupakan tempat tinggal sederhana yang luas bangunannya hanya 21 m², dengan detail ukuran 3 x 7 meter atau variasi dimensi serupa. Di kalangan tenaga pemasar, tipe 21 kerap disebut opsi entry-level yang peminatnya kebanyakan pasangan muda maupun keluarga kecil dengan keterbatasan budget.
Namun walau berukuran mungil, rumah tipe 21 dijamin fungsional dengan menyediakan, kamar tidur, kamar mandi dan toilet, sampai ruang tamu/keluarga. Harganya yang ramah di kantong juga membuat tipe hunian tersebut jadi primadona bagi pencari hunian perdana, biasanya anak-anak muda.
2. Tipe Rumah 36
Berikutnya ada hunian tipe 36 yakni rumah tinggal yang luas bangunannya 36 m². Tipe yang satu ini kebanyakan jadi opsi favorit keluarga baru termasuk pasangan muda yang mengidamkan hunian praktis sekaligus tetap nyaman. Terkait panjang dan lebarnya dapat bervariasi, asalkan keseluruhan luasnya tetap 36 m².
Rumah demikian ini mayoritas menawarkan dua kamar tidur, sebuah kamar mandi dan toilet, ruang tamu, termasuk dapur sederhana. Harganya pun lumayan bersahabat, tak heran jika tipe rumah simple ini jadi salah satu tipe terpopuler pada pasar properti tanah air.
Terdapat fakta menarik terkait rumah tipe 36. Ternyata keberadaan tipe tersebut karena ada pembaharuan ketentuan luas minimal ruangan demi kesehatan fisik dan psikis, yakni 9 m². Jadi sebagaimana aturan SNI 03-1733-2004 luas minimal rumah sederhana idealnya 36 m².
3. Tipe Rumah 45
Kediaman dengan luas bangunan 45 m² biasanya berdiri di atas tanah seluas sekitar 72–90 m². Hunian tipe tersebut menyediakan ruangan lebih besar dibanding tipe 36, jadi paling pas bagi keluarga kecil dengan 2 atau 3 tanak.
Lazimnya, rumah tipe 45 menyediakan dua kamar tidur, satu atau dua kamar mandi, ruang tamu, dapur, juga ruang terbuka hijau di depan atau belakang. Dengan tata ruang yang lebih fleksibel, tipe rumah 45 menjadi pilihan populer bagi mereka yang menginginkan kenyamanan sekaligus investasi jangka panjang.
4. Tipe Rumah 54
Masuk dalam kategori hunian menengah, rumah yang luas bangunannya 54 m² idealnya berdiri di atas tanah seluas mulai 120–150 m². Sementara dimensi standarnya yaitu 9 x 6 meter atau 13,5 x 4 meter, sudah sangat memadai bagi keluarga kecil atau menengah.
Kediaman tipe 54 biasanya menghadirkan dua sampai tiga kamar pribadi, sebuah kamar mandi menyatu dengan toilet, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, serta area terbuka hijau. Untuk rumah jadi yang dibangun developer, desainnya sering mengusung konsep minimalis modern yang kekinian.
5. Tipe Rumah 70
Tipe rumah 70 merupakan hunian dengan luas bangunan 70 m² yang biasanya berdiri di atas tanah berukuran 9 x 12 meter. Rumah ini umumnya dilengkapi dengan tiga kamar tidur, dua kamar mandi, ruang tamu atau ruang keluarga, serta dapur yang lega.
Dengan desain modern dan tata ruang yang lebih luas, tipe rumah 70 sangat ideal untuk keluarga menengah yang mengutamakan kenyamanan, fungsi ruang lengkap, serta nilai investasi jangka panjang.
6. Tipe Rumah 120
Tipe terbesar ini merupakan kategori hunian mewah dengan luas bangunan mencapai 120 m² dan biasanya berdiri di atas lahan sekitar 200 m². Dengan dimensi variatif seperti 10 x 12 meter atau 8 x 15 meter, rumah tipe ini menawarkan ruang yang lega untuk keluarga besar.
Fasilitasnya umumnya mencakup tiga hingga empat kamar tidur, beberapa kamar mandi, ruang keluarga luas, dapur modern, serta area taman. Desain elegan dan fungsional menjadikan tipe rumah 120 sebagai pilihan ideal bagi kalangan menengah ke atas.
Tips Cara Menentukan Tipe Rumah
Menentukan tipe rumah yang sesuai bukan hanya soal luas bangunan, tetapi juga tentang gaya hidup, jumlah anggota keluarga, serta rencana jangka panjang.
Berikut beberapa tips yang bisa menjadi pertimbangan:
1. Pertimbangkan Luas dan Fasilitas
Rumah tipe 21 cocok untuk pasangan baru menikah atau keluarga dengan budget terbatas. Tipe 36 ideal untuk keluarga kecil dengan satu anak, sementara tipe 45 memberi ruang lebih lega dan cocok untuk investasi. Setiap tipe menawarkan kelebihan masing-masing sesuai kebutuhan penghuni.
2. Hitung Jumlah Anggota Keluarga
Semakin banyak anggota keluarga, semakin besar kebutuhan ruang. Jika Anda memiliki lebih dari dua anak, tipe rumah 54 ke atas bisa menjadi pilihan tepat agar setiap anggota keluarga memiliki ruang pribadi yang nyaman.
3. Sesuaikan dengan Anggaran
Pastikan tipe rumah yang dipilih sesuai dengan kemampuan finansial, baik untuk pembayaran awal maupun cicilan bulanan. Jangan sampai biaya hunian mengganggu kestabilan keuangan keluarga.
4. Perhatikan Lokasi dan Lahan
Selain luas bangunan, periksa juga ukuran lahan. Rumah dengan halaman luas memungkinkan Anda menambah ruangan, membuat taman, atau membangun carport di kemudian hari.
5. Pikirkan Kebutuhan Jangka Panjang
Jika Anda berencana memperbesar keluarga atau membutuhkan ruang kerja di rumah, pilih tipe rumah yang bisa dikembangkan di masa depan. Dengan begitu, investasi Anda tetap relevan seiring waktu.
Konsultasi & Tentukan Tipe Rumahmu Sesuai Kebutuhan Bersama Solva Construction
Menentukan tipe rumah yang tepat hanyalah langkah awal dalam mewujudkan hunian impian Anda. Untuk memastikan setiap detail pembangunan berjalan sesuai rencana, Anda membutuhkan mitra kontraktor yang berpengalaman dan tepercaya.
Solva Construction hadir sebagai solusi modern dengan standar tinggi dalam setiap proyek, mulai dari perumahan pribadi hingga proyek berskala besar. Dengan tim profesional yang mengutamakan inovasi, presisi, dan kualitas, kami siap mendampingi Anda dari perencanaan hingga penyelesaian.
Bersama kami, wujudkan rumah ideal sesuai tipe yang Anda butuhkan. We Build Your Vision with Solid Precision.



